Manfaat Komunikasi Yang Efektif Di Tempat Kerja

Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang lahir dari Ibu yang jauh dari stres selama kehamilan memiliki kesehatan yang lebih baik. Dengan ikatan yang lebih kuat, terdapat manfaat yang mungkin Ibu sendiri tidak sadari. Si kecil dalam kandungan akan merasa lebih aman sehingga pertumbuhan dan perkembangan janin tidak akan terganggu. Hanya saja, sebenarnya setiap upaya komunikasi yang dilakukan lebih memengaruhi hubungan atau ikatan antara ibu dan si kecil.

Berbicara efektif artinya tidak bertele-tele, tidak berputar-putar untuk menyampaikan suatu poin pembicaraan. Berbicara efektif membuat lawan bicara kita akan fokus pada setiap hal yang kita sampaikan dan dapat mempengaruhi langsung ke dalam pikirannya. Banyak perusahaan mengambil pendekatan komunikasi top-down di tempat kerja. Namun penting diketahui bahwa komunikasi satu arah tidak akan memberikan dampak baik bagi kamu dan karyawan dalam jangka panjang. Etika komunikasi di tempat kerja yang baik dan benar akan dapat menjaga situasi keberagaman di kantor. Tentu dengan perbedaan ras, suku, agama bangsa hingga jenis kelamin menyebabkan cara komunikasi setiap karyawan berbeda-beda.

Sehingga media ini sangat baik jika digunakan untuk menyebarkan berbagai informasi seperti berita, hiburan, movie, bahkan materi menyangkut pembinaan rohani. Hal ini terkait dengan asumsi bahwa televisi merupakan alat informasi yang ampuh dalam mengubah sikap dan perilaku pemirsa, karena efek suara an bentuk gambarnya secara nyata dapat disaksikan mata pemirsa di rumah. Dengan perkembangan dan kemajuan teknologi informasi, dakwah semakin dimudahkan.

Meskipun kamu tidak setuju dengan ucapan lawan bicara kamu, namun usahakan untuk tidak memotong pembicaraan di tengah pendapat yang sedang mereka sampaikan. Namun, terkadang orang cenderung tidak bisa menerima perbedaan pendapat tersebut. Terlebih lagi ketika kamu sedang melakukan presentasi dalam pekerjaan, menunjukkan sikap ramah akan membuat audiens lebih nyaman ketika mendengarkan.

Guna berkomunikasi

Gangguan merupakan komponen yang mendistorsi sebuahpesan.Gangguan dapat terjadi pada kedua belah pihak baik penyampai atau penerima pesan dalam komunikasi. Gangguan ini dapat berupa fisik, psikologis dan semantik ataukebahasaan. Misalnya desingan suara mobil, pandangan atau pikiran yang sempit dan penggunaan istilah yang menimbulkan arti yang berbeda-beda, merupakan contoh dari masing-masing jenis gangguan yang dapat mendistorsi pesan yang dimaksudkan dalam komunikasi. Umpan balik secara efektif adalah suatu cara yang dapat dipertimbangkan untuk menghindari dan mengoreksi terjadinya distorsi. Umpanbalik menentukan apakah suatu pesan telah benar -benar dipahami atau belum dan adakah suatu perbaikan patut dilakukan. Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses penyampaian informasi. [newline]Dilihat dari sudut pandang ini, kesuksesan komunikasi tergantung kepada desain pesan atau informasi dan cara penyampaiannya.